POV Mathilda
“Mathilda? Di mana kamu? Keluarlah.”
Aku mengusap air mata yang terus mengalir selama dua puluh menit terakhir. Suara Fredric mengingatkanku bahwa aku harus kembali mengendalikan diri. Apa pun drama yang terjadi malam ini, aku tetap harus memainkan peranku. Aku tidak boleh membiarkan Nyonya Rosa melihatku dalam keadaan lemah.
“Ah, ternyata kamu di sini! Aku sampai khawatir mencarimu ke mana-mana. Kenapa lama sekali, Mathilda?”
Aku mendongak menatap Fredric.
Ini pertama kalinya aku