"Mohon maaf sudah membawamu masuk terlalu jauh dalam kehidupanku, Mas. Kamu itu malaikat yang dikirim Tuhan untukku di saat ku pikir bila hidupku sudah usai tiga tahun yang lalu," ucap Larissa yang kini sudah bisa berkomunikasi, bahkan ia duduk bersandar dan menerima jeruk yang Galih kupaskan.
Sementaranya Galih terdiam, ia tak ingin sampai salah bicara.
"Bahkan keluarga ku pun saat ini membencimu atas kesalahpahaman yang aku ciptakan, Mas! Sekali lagi maafkan aku."
"Saat ini bukan waktu yang t