Alan menahan Galih untuk pulang selepas sang adik mengeluarkan mobilnya dari garasi rumah Rima.
"Jauhi, Rima!"
Galih tersenyum kecut, ia membuang wajah dan merasa lucu dengan pernyataan kakaknya itu. "Kamu tidak pernah sadar diri!"
"Kamu tidak malu mendekati kakak iparmu?"
"Tidak ada alasan aku menjauh darinya. Seharusnya sejak awal kamu sada