Avery kembali ke mobilnya. Dia membuka kunci ponselnya dan menghubungi Adrian.
"Maaf, nomor yang kamu tuju sedang tidak aktif. Silakan coba lagi nanti."
Dia punya firasat kuat bahwa bukan Adrian yang mematikan ponselnya. Alis Avery berdenyut-denyut. Dia menelepon Nathan.
"Maaf, nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif. Silakan coba lagi nanti."
Hati Avery tenggelam!
Apa yang dia coba lakukan? Sebelum operasi, dia merasa bahwa dia masih cukup normal.
Pada saat itu, dengan apa yang dikataka