Avery memandangi cincin berlian yang mengilap di tangannya. Matanya menjadi basah. Dia tidak bisa mengendalikan emosinya. Dia berlari ke pelukannya dan memeluknya erat-erat.
"Sejak kapan kamu membeli cincin itu? Kita telah bersama setiap hari. Aku tidak menyadari bahwa kamu menyiapkan hadiah sebelumnya."
Avery mengira dia tidak tahu bahwa hari itu adalah hari Valentine. Dari pagi hingga saat dia mengingatkannya bahwa ini adalah hari Valentine, dia tidak terlihat aneh atau berperilaku tidak bia