Avery mengira dia salah dengar, jadi dia tidak menjawab pertanyaan ini.
Ternyata, Mike tidak menyerah. Dia bertanya sekali lagi.
"Mike, kenapa kamu tanya pertanyaan ini?" Avery bingung. "Apa dia lakukan sesuatu yang bikin dia kayak gitu?"
Mike menggelengkan kepalanya. "Aku nggak dekat dengannya, jadi aku tanya sama kamu."
"Jika kamu nggak dekat sama dia, lalu kenapa kamu ragu dengan kecerdasan dia? Jika seseorang meragukan kecerdasan kamu, apa kamu suka?" Meskipun Avery masih bersikap dingi