"Dimana dia?!" Avery menuntut dengan dingin saat dia berdiri di ruang tamu.
David memberi isyarat kepada bawahannya dengan matanya, dan mereka segera pergi menjemput Wesley.
Beberapa saat kemudian, Wesley diseret keluar oleh dua pria berpakaian hitam.
Seluruh tubuh Avery menegang karena dia nggak bisa mempercayai matanya.
Wesley berlumuran darah dan penuh memar. Nggak ada satu titik pun di tubuhnya yang nggak tersentuh.
David mengangkat bahu, lalu menjelaskan, "Anda harus berterima kasih ke