Pikiran Avery menjadi kosong.
Dia lupa semua yang ingin dikatakan.
"Mereka bahkan nggak nyangkal itu! Hahaha!" goda ibu Wesley.
Wesley menggaruk kepalanya, lalu dengan canggung mengganti topik pembicaraan.
"Hasil dari tes darah harusnya keluar pada saat kita selesai makan siang."
Avery mengangguk, lalu menundukkan kepalanya dan mulai makan.
Setelah makan siang, Avery bersikeras kepada Wesley untuk tidak perlu menemaninya kembali ke rumah sakit untuk mendapatkan hasilnya.
Ia sudah merasa