Itu tadi cuma fantasi yang mengerikan!
Dengan mata memerah, Elliot berdiri dari sofa.
"Jangan pernah datang ke sini lagi." Kata Avery sambil mengangkat tatapan dinginnya ke arahnya. "Aku yakin kamu belum lupa apa yang kamu lakukan pada putraku sebelumnya. Dia akan selalu ingat apa yang terjadi hari itu setiap kali dia lihat kamu."
Jakun Elliot menggelinding di tenggorokannya.
"Yang kamu lihat cuma aku yang menyerang dia, tapi apa kamu pernah bertanya dengannya, apa yang dia katakan ke aku?"