"Ibu, suster menyuruh Hayden pergi duluan karena takut sakit. Dia mau aku melihat nggak apa-apa," jelas Layla. "Hayden hanya mengambil darahnya demi aku. Dia mencintaiku!"
Avery menghela napas mendengar penjelasan itu dan berkata, "Kalian berdua sangat menggemaskan dan baik. Ibu semakin mencintaimu seiring berjalannya waktu!"
"Bu, kami juga mencintaimu!" Mata seperti rusa betina Layla dipenuhi dengan kegembiraan.
Pengawal mereka berdiri di samping dan menggaruk kepalanya. "Nyonya Tate, harus