Elliot terdiam selama beberapa detik. Dia nggak pernah berpikir bahwa dia bisa menjadi sesombong ini.
"Avery, ini adalah kehidupan yang kamu bicarakan!" Dia menggeram. "Bagaimana kamu bisa begitu berdarah dingin?"
"Apakah putramu sudah meninggal?" Avery menarik napas dalam-dalam. Dia memberi hormat kepada Zoe. "Apakah Zoe diam-diam tertawa sekarang? Memperdagangkan putranya untuk menjebakku, nggak heran dia adalah wanita yang masih di sisimu!"
Kata-kata Avery membawa makna ganda. Dia nggak