Ketika Wanda berjalan keluar dari gedung pengadilan, Avery menghalangi jalannya.
"Kamu selanjutnya." Kata Avery.
Avery memakai riasan tipis, memastikan kulitnya yang halus terlihat baik.
Namun, di balik lapisannya yang tenang, tersimpan kebencian membara yang tidak pernah padam.
"Oke! Baik putriku dan saudara laki-lakiku udah pergi. Lebih baik kau hati-hati, Avery Tate!"
Wanda menderita gegar otak akibat pemukulan yang diberikan Avery padanya di kafe, jadi dia dipenuhi amarah yang mengamuk.