"Oke! Karena kamu mau ajak Aiden bermain, maka silakan saja! Lagi pula kamu harus habiskan lebih banyak waktu dengan dia." Avery mengira tekad kuat putranya untuk memperhatikan anak itu berarti cinta sebagai orang tuanya telah terbangun.
"Ya. Bu, Ibu bisa pergi keluar dan bersenang-senang dengan Ayah besok. Sudah lama sekali kalian berdua tidak punya waktu berdua," saran Hayden penuh pertimbangan.
Avery tertawa terbahak-bahak. "Jadi, kamu bawa anak itu keluar supaya kita bisa punya waktu ber