"Aku baru saja kasih tahu Sebastian tentang ini sebelumnya! Kupikir kamu berencana untuk bersenang-senang sendiri dan tidak membawaku bersamamu. Sepertinya pikiranku terlalu sempit! Aku akan minum tiga minuman nanti sebagai hukumanku!"
***
Saat Sebastian memperhatikan ayahnya duduk di meja dengan harmonis di sebelah Stanley, dia mulai berpikir cepat.
Ayahnya terlihat sangat bahagia.
Apa sebenarnya yang dia lakukan tadi?
Apa yang sudah terjadi? Mungkinkah dia mendapatkan strategi lagi?
Seba