Rolls-Royce hitam itu melambat saat mendekati gerbang besi sekolah dan menunggu sampai terbuka.
Avery secara naluriah mengangkat Hayden ke dalam pelukannya dan berbalik ke arah lain.
Segera setelah itu, Rolls-Royce melesat dalam sekejap.
Hayden memperhatikan sedan mewah hitam itu melaju ke kejauhan, lalu melirik ekspresi cemas ibunya.
Dia punya perasaan bahwa dia mengenal orang di dalam mobil itu.
Dia belum pernah melihat ibunya takut pada siapa pun, dan ketakutannya pada saat ini menggelit