"Bagaimana tidak menakutkan jika Ibu mengatakan, bahwa akan membawa kami untuk melihat Hayden tanpa ayah ikut?" Layla memiliki ekspresi sedih. "Apa kalian berdua akan bercerai?"
"Nggak." Ia menyeka air mata putrinya dengan tisu. "Ayah kamu dan Ibu belum punya akta nikah. Kalau kami berpisah, itu hanya perpisahan, bukan perceraian."
"Apa bedanya? Hiks hiks hiks!" Air mata Layla semakin deras mengalir saat mendengar penjelasan itu.
"Jangan menangis, Layla. Dengarkan Ibu, oke." Avery berkata lem