Bab 66. Kencan Dengan Mertua
"Doakan semua lancar, ya!"
Pagi ini, Mas Suma berpakaian formal. Kemeja lengan panjang berjas dan rambutnya pun disisir rapi. Sekarang aku memasangkan dasinya.
Hmm ... aroma ini menjadi canduku. Bau segarnya Mas Suma. Suamiku kelihatan sangat gagah dan berwibawa.
"Huust ...! Kalau mengagumi suami, kedip dong! Apa masih kurang, yang tadi malam?" godanya sambil meniup wajah ini.
"I-iya, suami siapa dulu," sahutku sambil mengusap lengan dan dada untuk merapikan jas yang dia kenakan.
Pagi ini, M