Harvey keluar dari mobil. Sebelum ia sempat mengucapkan sepatah kata pun, Harlan menghampiri sambil tertawa.
“Sudah bertahun-tahun, Harvey! Kau sudah tumbuh cukup besar! Karena kau sudah di sini, perlakukan tempat ini seperti rumahmu sendiri. Jangan menahan diri di depanku sekarang.”
Harvey mengerutkan kening, tapi segera sadar.
“Terima kasih, Paman Harlan,” katanya sambil tersenyum
“Anak yang baik sekali!”
Harlan tertawa lagi.
“Ayo! Biar kuperkenalkan padamu. Ini putriku, Billie. Dia ku