Mandy memelototi Xynthia. “Anak kecil tidak mempunyai suara di sini! Cukup omong kosongnya!”
“Kau pilih — mau tidur di lantai di kamarku, atau kau ingin tidur di kamar Xynthia saja?” Dia bertanya sambil menatap Harvey.
Harvey menghela napas.
“Lagi pula aku sudah terbiasa tidur di lantai. Kalau begitu aku ikut denganmu.”
Harvey mengikuti Mandy ke kamarnya, sementara Xynthia menatap mereka dengan muram.
Kamar tidurnya berada di lantai terpisah. Dengan cahaya redup, ruangan itu terkesan cukup