Leona mengenakan pakaian bisnis, dengan sepatu hak tinggi hitam dan stoking. Dia mengenakan kuncir kuda yang tinggi, dan riasannya mencolok.
Dia secantik bunga, dan siapa pun yang melihatnya langsung meneteskan air liur.
Sayang sekali dia memancarkan aura dingin seperti itu. Orang biasa tidak berani dekat dengannya, apalagi ngobrol dengannya.
Leona menunggu dalam diam; dia tidak tertarik pada siapa pun. Begitu dia melihat Harvey, wajahnya bersinar kegirangan, seperti bunga yang sedang mekar.