Harvey pun menatap Monica. “Bodoh.”
"Dasar kau b*jingan! Beraninya kau menghinaku?” Monica berteriak marah. Dia dipenuhi amarah yang tak terkendali.
Aura dingin merembes keluar dari dirinya, dan dia menekankan tangannya pada pedang panjangnya. Saat dia perlahan-lahan menutup jari-jarinya, aura dahsyat yang menyerupai tornado besar meledak di mana-mana.
Sungguh pemandangan yang menakutkan dan mengejutkan.
Bahkan Soren terdiam karena kebingungan; dia tidak menyangka Monica menjadi lebih kuat s