“Jika bukan karena itu, seribu dari dirimu tidak bisa melawan ayahku!”
Wajah Monica membeku.
“Baiklah, cukup bicaranya!”
“Berlutut dan patahkan seluruh anggota tubuhmu, lalu kebiri dirimu sendiri!”
“Setelah itu, tinggallah di makam ayahku selama seminggu penuh!”
“Aku akan memutuskan bagaimana menghadapimu saat suamiku kembali!”
Monica memasang ekspresi arogan, seolah dia yakin Harvey tidak punya pilihan selain mematuhi setiap perintahnya.
Teman-temannya semua berteriak keras pada Harvey,