Di tengah malam, ekspresi muram muncul di wajah Marlon.
Setelah sekian lama, dia akhirnya menarik napas dalam-dalam.
"Kita pergi ke Wolsing!"
Marlon percaya dia akan naik ke tampuk kekuasaan lagi bahkan jika dia meninggalkan Golden Sands.
Sopirnya dan para pengawal terdiam. Segera setelah itu, mobil berbelok ke arah lain.
Marlon tahu para polisi berjaga di bandara dan stasiun kereta hanya untuk menunggunya.
Dia bahkan tidak berencana pergi melalui jalan raya. Dia memutuskan bahwa jalan ter