"Terima kasih atas semua yang telah kau lakukan, Westin."
Namun, wajah Xynthia sedingin es. Dia sangat meremehkan orang-orang yang memperlakukannya seperti ini, dan membenci mereka lebih dari segalanya.
Dia merasa seolah-olah mereka mencoba memaksanya.
Ini adalah pestanya sendiri, tidak kurang. Dia tidak peduli bahkan untuk menghormati Westin.
"Kau harus memberikan semua ini kepada orang yang kau cintai."
Xynthia berbicara dengan hati-hati; dia berusaha untuk tidak memberi Westin kesempatan