"Apa kau tidak mengerti aku, Harvey?!"
Nada suara putri keempat menjadi sedikit lebih dingin.
"Bukankah aku baru saja memberitahumu?"
"Nomor satu: tidak ada gunanya membunuh Vince!"
"Nomor dua: Aku bahkan tidak punya cukup kekuatan untuk menjatuhkannya!"
"Kau dapat menyebutkan permintaan lain!"
"Selama itu tidak di luar jangkauanku, aku akan memuaskanmu!"
Putri keempat sedikit menggertakkan giginya, seolah-olah dia telah sampai pada suatu kesimpulan.
"Bahkan jika kau ingin melakukan hal-