Bab 239
”Tentu saja, dia suamiku.” Mandy menjawab tanpa basa-basi.

“Tapi kau belum pernah membawa dia sebelumnya?” Angel bertanya dengan rasa ingin tahu.

“Jangan terlalu dipikirkan. Apa kau bersedia membawa pacarmu?”

Cih! Angel berkata dengan nada menghina, "Mandy, aku tidak bermaksud untuk berdebat denganmu. Jika kau membawa Harvey, sampah yang tidak berharga ini, kau hanya akan mempermalukan dirimu sendiri. Mungkin seseorang di pertemuan itu akan menyukainya."

"Siapa?" Mandy tampak manis.

“Nia Ho
Sigue leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la APP
Explora y lee buenas novelas sin costo
Miles de novelas gratis en BueNovela. ¡Descarga y lee en cualquier momento!
Lee libros gratis en la app
YOG Al Azharceritanya gitu gitu terus.. payah
Guceksebelumnya mohon maaf, kenapa banyak kata2 yg salau di ulang trus menerus, dan sebaiknya di baca dulu thor, baru di upload
Al Fatirmasa setiap ketemu orang bawaanya di hina terus emang di dalam alur cerita ini, kita berpenampilan harus kek gimana. sedangkan harvey yg statusnya dari kluarga bansawan masa ia penampilanya kek pengemis mulu. ini ceritanya motivasinya kemana sih atau asal buat aja. klau gitu penulisnya kek tai.
Agus Wiyonoceritanya sangat membosankan hanya mengulang2 cerita lama...yg blm terlanjur beli poin pikir lagi ...sangat menbosankan yg dikejar hanya poin ...bosan
Escanea el código para leer en la APP