Bab 157
“Hey menantu benalu pecundang! Kembalikan ponsel Nona Naiswell sekarang juga!".

“Bisa-bisanya kau berdebat dengan Master Naiswell, memangnya apa kemampuanmu? Kau sungguh orang yang tidak waras?".

“Kami tadi sungguh bodoh. Untuk apa keuntungannya percaya padamu?”.

Kemudian semua orang yang hadir mengutuk Harvey, memarahinya tanpa henti.

Tapi seketika itu juga, Shane tiba-tiba menarik nafas di ujung lain panggilan video itu. Dia kemudian berkata dengan bingung, “Apakah itu teknik bercahaya? It
Sigue leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la APP
Explora y lee buenas novelas sin costo
Miles de novelas gratis en BueNovela. ¡Descarga y lee en cualquier momento!
Lee libros gratis en la app
arjun nugrahadi film indosiar
arjun nugrahapenulisnya ribet bener dah,ceritanya memang teratur tapi terlalu bertele tele,saya mengagumi atas edukasinya,tapi apakah anda bisa memangkasnya agar kesannya tidak terlalu berteletele,mohon maaf dan terimaksih ...
Kamransantai saja isi waktu luang
Everyda54560009dibab 1945
Dina Inadibab brp harvey menunjukkan jati dirinya pada keluarga mandy
Slamet Riyantonyesel bacanya.. ndak diteruskan penasaran kalau mau diteruskan koq ngabisin koin aja..
Akos Kosasihceritanya terlalu panjang dan bertele tele, kesitu lg kesitu lg hd pusing bacanya
Yogas WaraCeritanya terlalu bertele " cuma ngabisin koin dan kuota saja
Atie AtApa masalah ni goodnovel sudah adeiiiii,,,
Azw Ardie setuju, sy sangan setuju dgn pemikiran anda
Azw ArdieSetuju dengan Pendapatnya Dina Handayani. cerita dari awal sampai dgn bab 157 selalu saja muter2 dan dengan ending yg sama. huffttt,, kok berasa malas untuk membaca ke bab berikutnya
dina handayaniGa usah sm mandy, bentar rasa berbeda liat harvey, bentar ga.. labil amat. Males,, trus muter2, knp mesti semuany menghina harvey. Kemana pergi selalu d remehkan,, muter2
Escanea el código para leer en la APP