Sepulang dari kantor Tama tidak langsung kembali ke rumah, melainkan menuju kediaman Nada.
Untuk apa tujuan Tama ke sana? Tentunya untuk melihat keadaan bocah tersebut.
Katakan saja bocah, tetapi tak dipungkiri akhir-akhir ini mampu membuat Tama terhibur.
Tetapi mendadak Tama melihat Nada sedang duduk bersantai bersama dengan seorang laki-laki.
Sama saja, laki-laki bau kencur yang sama sekali tidak akan pernah bisa menandinginya.
Dengan penuh percaya diri Tama pun menuruni mobilnya, kemudian me