Mundo de ficçãoIniciar sessãoSuara Azan subur berkumandang, Kinanti segera bangun, bergegas menuju kamar mandi.
Setelah selesai dengan aktivitas pagi Kinanti merasa segar.Tangan Kinanti memegang bibirnya, membayangkan saat-saat malam tadi Adam menyentuh nya dengan sensual.Sudah-sudah!Kinanti tidak ingin semakin gila.Dengan perlahan kakinya melangkah keluar, menuju kamar Davina yang berada di lantai dua.Belum sempat Kinanti menginjak anak tangga tiba-tiba ada suar