Maksud dari perkataan menggodanya sangat nampak jelas.
Tatapan kesal terlihat di mata Mark. Dia berdiri dan berjalan ke jendela. “Kau boleh pulang sekarang.”
Aery tersentak tapi dia tidak mau menyerah begitu saja. “Apa? Mark sayang… aku buru-buru kesini semalam hanya untuk menemuimu. Bagaimana kau tega menyuruhku pulang secepat ini?”
“Jangan membuatku mengatakannya dua kali.” dia tidak melihat ke arah wanita yang sedang ada di ranjang. Rasa kesal di matanya perlahan berubah menjadi amarah.