Mark kelihatan tidak terlalu sibuk siang ini, maka dia tidak pergi keluar dan hanya duduk disofa sambil mengerjakan sesuatu di laptopnya.
Arianne tanpa henti menguap. Lalu dia mencoba mencari topik pembicaraan dengan Mark agar dia bisa tetap terjaga. Lalu, dia kembali membahas hal yang tadi Charles katakan. “Apakah kau benar-benar memiliki adik laki-laki?”
Tangan Mark membeku. Raut wajahnya menjadi suram. “Apa menurutmu itu mungkin? Kalau itu benar, dia pasti sudah akan mengetuk pintu rumahku