“Aww, kurasa aku salah. Tapi, sungguh, tuduhan seperti itu? Kau tidak menyinggung ku atau semacamnya, dan aku tidak pernah mencari-cari keributan. Kau terlalu mudah marah," ucap Tiffany sambil mengangkat bahu. “Ngomong-ngomong, bukankah kau di sini karena kau mencari Eric? Nah, apa yang menahanmu? Ayo bergerak. Kita tidak boleh ketahuan melakukan hal-hal remeh selama jam kerja, kau tahu."
Vicky berjalan menuju ruangan Eric dengan kesal, sepatu hak tingginya menghujam lantai di setiap langkahnya.