Jantung Arianne berdebar kencang. Aroma tubuh Mark memenuhi indra penciumannya setiap kali dia menarik nafas. Aromanya sangat manis dengan sedikit sentuhan maskulinnya yang unik, bercampur dengan sedikit aroma alkohol. Ini membuat deru nafasnya menjadi cepat juga.
Mark mendekatkan tubuhnya yang agak basah pada Arianne. Lalu dia merentangkan lengannya dan melingkarkannya pada pinggulnya. Hembusan nafas Arianne menjadi kacau. Mark menyadari kalau Arianne belum tidur, dia membalikan badan Arianne