Helen akhirnya mengangguk. “Baiklah… aku akan menemuinya. Aku akan langsung pergi jika dia kesal.”
Mary menutup pintu saat Helen masuk kedalam untuk memberikan privasi untuk ibud an anak itu.
Arianne masih bangun. Dia langsung duduk saat melihat Helen. “Apa yang kau lakukan disini di jam segini?”
Helen menghampirinya. “Aku...Aku kebetulan sedang lewat saka, maka aku pikir aku akan mampir untuk melihatmu. Apakah aku mengganggu tidurmu? Kau tidak perlu bangun. Berbaringlah…”
Mereka berdua tida