Tiffany langsung menolak tawaran tersebut. Tidak perlu, aku bisa melakukannya sendiri.
Jackson menatapnya, menyipitkan matanya. "Mengapa? Apakah kau takut?"
Tiffany terkekeh. "Takut? Kepadamu? Oh tidak mungkin. Jika aku takut padamu, nama belakangku bukanlah Lane. Aku tidak suka duduk di mobilmu. Kau mau berkata apa? Berhenti memprovokasi ku."
Sudut bibir Jackson melengkung menampakkan senyuman yang sini. “Kau tidak menyukai mobilku? Seolah-olah kau akan dapat taksi hanya dengan berdiri di sini