”Apa hanya itu aku untukmu? Membuatmu sedih? Suaranya terdengar getir.
Arianne tidak menjawabnya. Dia tidak ingin memikirkannya. Terlepas dari manis atau pahit masa lalunya, semuanya terasa sebagai menyiksanya sekarang. Konflik diantara mereka sepertinya tidak hilang terhapus waktu. Mereka masih tidak dapat duduk dan bicara tentang itu dengan tenang.
Ekspresi Mark tersamarkan dalam kegelapan. Setelah terdiam lama, Mark bangkit berdiri dan mengambil laptopnya sebelum meninggalkan kondominium it