Tiffany baru saja membeli bir dari toko kecil dan kembali berjalan pulang. Tiba-tiba, sebuah van datang dan menghalangi jalannya. Sebelum dia sempat bereaksi, dua pria kekar turun dari kendaraan dan menutupi hidungnya dengan kain yang dibasahi oleh obat bius. Kemudian, mereka membawanya masuk ke dalam kendaraan. Tiffany sempat menjatuhkan kantong plastik berisi botol bir ke tanah, menyebabkan botol-botol itu pecah. Hal terakhir yang dia rasakan adalah percikan bir dingin di pergelangan kakinya.