Pria itu tampak cemberut. “Berapa banyak yang kau minum?”
Suaranya terdengar familiar. Ketika Tiffany melihat ke arah wajah pria itu, dia tercengang. Itu Jackson.
Kabar tentang Jackson waktu lalu yang terjadi di klub malam terlintas di benaknya. Tiffany memaksa dirinya untuk menjawab dengan genit, “Kenapa? Apakah Tuan West mencari kesenangan lagi? Aku belum terlalu banyak minum. Ari menungguku di kursi tempat kita duduk. Aku akan kembali kepadanya. Selamat bersenang-senang.”
Jackson tidak mel