Arianne terdiam membeku sebelum perlahan menoleh padanya, dan dia melingkarkan tangannya pada leher Mark.
Dia terfokus pada pria yang ada di hadapannya, dia terus saja mengatakan pada dirinya kalau dia akhirnya akan bisa pergi setelah dia hamil dan melahirkan seorang anak untuknya. Tapi walaupun demikian dia tidak tahu harus melakukan apa. Tanpa pikir panjang dia berkata dengan bodohnya, “Rambutmu masih basah…”
Tak lama kemudian, bibir Arianne terkatup rapat. Mereka terbawa suasana malam dan n