Tidak, aku akan langsung pergi.” Jawab Arianne singkat.
Saat dia berbalik, sebuah pulpen melayang melewati telinganya dan terbanting ke pintu. Tintanya bocor dan mengotori lantai.
Jika Mark Tremont sudah melempari barang seperti ini, itu berarti dia sedang marah. Arianne tidak berani bergerak. Walaupun dia agak gemetar. Dia ingin melawan ketakutannya padanya tapi tetap tidak bisa….
“Kemarilah!” suara Mark dipenuhi amarah. Bagi Arianne suaranya seperti peringatan akan suatu bencana.
Setelah