Arianne meringkuk di bawah selimutnya saat dia tidak bisa lagi menahan hawa dingin. Selimut itu sangat hangat berkat suhu tubuh Mark yang juga hangat. Arianne segera merasa bahagia ketika dia menyelinap masuk ke dalam selimut itu.
Gerakan Arianne membangunkan Mark dari tidurnya. Dia setengah membuka matanya dan menatapnya sebelum dengan mudah menarik dirinya ke dalam pelukannya. “Kenapa kau bangun pagi-pagi sekali?”
Arianne bahkan tidak sempat tidur. Bagaimana Arianne bisa tertidur?
Arianne d