Arianne membuang muka dan menutup matanya. Dia sepertinya menyiratkan bahwa Mark bisa melakukan apapun yang dia inginkan.
Arianne awalnya tidak ingin melakukan itu. Namun, setelah Mark sedikit menggodanya, tubuhnya tidak bisa menahan gelombang emosi yang datang, terutama ketika dia mulai menyerbunya dengan penuh gairah. Arianne perlahan-lahan terbuai karenanya.
Keesokan paginya, Mark mengingat kejadian semalam dan menyeringai. Dia bahkan menggendong si Gemas dan bermain dengannya sebelum meni