##Saat mereka memasuki kantor, Mark langsung kembali melanjutkan pekerjaanya sementara Arianne melepaskan sepatunya dan duduk di sofa, sambil membolak-balik halaman majalah. Dia melirik ke arah Mark sesekali untuk memperhatikan raut wajahnya. Arianne bisa melihat kalau Mark masih marah. Walaupun dia tidak meledak-ledak, tetap saja, tatapan marahnya masih membuatnya tidak nyaman.
Arianne akhirnya merasa sedikit lebih lega saat Mark pergi untuk menghadiri rapat. Dia mem-video call Tiffany dan ber