Catherine menyentuh perutnya. “Maafkan aku, anak-anakku. Aku berjanji untuk tidak marah, tapi aku tidak bisa mengendalikan diri lagi.”
"Cathy, aku akan mengantarmu pulang." Shaun memegang tangannya. "Aku akan menyuruh sopir mengemudikan mobil."
Catherine tetap diam.
Dalam perjalanan pulang, Catherine juga tidak berbicara sepatah kata pun.
Shaun mengamati ekspresi Catherine beberapa kali. Mata Shaun terlihat lelah. "Maafkan aku. Seharusnya aku tidak memintamu pergi hari ini. Apa yang dika