Sarah mengerucutkan bibirnya dalam penderitaan tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
“Tidak apa-apa, Rodney. Sarah pasti punya alasan,” sela Chester.
Rodney melirik Sarah dengan muram dan akhirnya menghela napas.
"Kenapa kamu tiba-tiba kembali?" Shaun yang tadinya diam, tiba-tiba angkat bicara.
Hati Sarah terasa sakit ketika matanya tertuju pada wajah tampan yang familiar itu. Dia perlahan mengalihkan pandangannya ke potret Shelly di belakangnya. “Itu karena aku tidak menyangka kematian Sh