"Empat jahitan."
Chester sangat bersalah sehingga dia berharap bisa menampar dirinya sendiri sampai mati.
"Cukup. Berhentilah merasa bersalah.” Charity memahami pikiran Chester. Nada Charity mengandung jejak ketidakberdayaan. “Sejak aku bertemu denganmu, aku selalu terluka. Betapa tidak beruntungnya aku.”
"Charity ..." Chester bahkan semakin malu. Pada saat ini, yang bisa Chester lakukan hanyalah berpura-pura kasihan. Wajah tampannya tampak menyedihkan. "Aku berjanji ini akan menjadi yang ter