Jantung Catherine berdebar kencang saat memikirkannya.
"Aku tidak akan berani di masa depan." Catherine menggelengkan kepalanya dengan lemah.
Shaun tersenyum. “Lihat, betapa pemalunya kamu. Kapan kamu bisa memberiku anak, hm?”
Wajah mungil Catherine langsung memerah.
Catherine memeluk leher Shaun dan membenamkan wajahnya di dada Shaun. Dia sangat pemalu sehingga tidak bisa berbicara untuk waktu yang lama.
"Lupakan. Kamu akan menjadi wanitaku cepat atau lambat.”
Nada bicara Shaun, ket