Ruang sempit di dalam mobil dipenuhi dengan Freya dan Ryan yang terengah-engah.
Freya memeluk Ryan lebih bergairah dari sebelumnya. Meskipun dia malu, dia merasa sangat bersemangat.
“Mana sopirnya? Kapan dia akan datang?” Freya bertanya dengan suara serak.
"Aku belum memberi tahu sopir." Ujung hidung Ryan menyentuh hidung Freya, dan matanya gelap. “Ayo, kita pergi ke North Hills dan istirahat dulu, oke?”
“…”
Wajah Freya menjadi merah.
Dia bukan lagi wanita muda yang polos dan tidak berpeng