Sarah menggertakkan giginya. "Aku berbeda. Aku benci Shaun, dan aku ingin membunuhnya.”
Wesley mengangkat alisnya dengan serius.
Sarah perlahan mendekatinya. “Aku punya solusi, tentu saja. Ketika dulu aku menghipnotisnya, aku mendapatkan bukti kejahatan yang pernah dilakukannya.”
Wesley perlahan menyipitkan matanya yang gelap. "Betulkah?"
"Tentu saja." Sarah mengangguk. “Setiap orang pasti pernah berada di titik terendah hidupnya suatu hari. Kamu sekarang juga begitu, bukan? Meskipun kam