Setelah memastikan Nada baik-baik saja dan sedang tak membutuhkan bantuan, Adam dan Kinanti pun sejenak menuju kamar mereka.
Semetara Nada hanya diam duduk ranjangnya, sesaat kemudian ponselnya pun berdering.
Rasa bahagia pun begitu terasa, karena merasa yang menghubunginya adalah Tama.
Namun, ternyata bukan. Sebab, tertulis nama Sarah di sana.
Huuuufff.
Apa yang di harapkan oleh Nada, bukankah dirinya yang sudah tegas menolak untuk tidak kembali pada Tama?
Ayolah Nada jangan labil dan tidak me